Sabtu, 23 Oktober 2010

Kualitas Guru RSBI Masih Lemah


        SURABAYA- Pelaksanaan program Rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) di JATIM terus mendaptkan pantauan dari berbagai pihak. selain pemerintah pusat, Dinas Pendidikan Jatim juga ikut mengevaluasi . 
" pelaksanaan RSBI di Jatim 90% baik Semuanya sesuai dengan petunjuk," kata Kadispendik Jatim Harum kepada Jawa Pos di ruang pertemuan Kantor Dispendik Jatim, Jalan Gentengkali, Kamis lalu (7/10). Evaluasi tersebut dilakukan berdasar beberapa aspek. 
Diantaranya , Akreditasi, jumlah guru yang berpendidikan S-2/ S-3, serta pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) yNG berbasis TIK dan  bilingual. Kepala sekolah RSBI juga harus bisa berbahasa asing secara efektif. 
       Kendati demikian, masih banyak yang perlu diperbaiki dari pelaksanaan RSBI di Jatim.  
Teutama hal yang berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) para pengajar. 
selama ini, selain mahalnya biaya yang dipungut sekolah untuk siswa RSBI salah satu yang banyak disorot adalh kualitas para guru . 
       Hingga program RSBI berjalan hamoir empat tahun ( sejak 2006 ) ,pengajaran bilingual pada rencana pelaksanaan program tersebut masih diterjemahkan dengan tidak tepat oleh beberapa sekolah. 
       Di sekolah-sekolah RSBI di Surabaya, misalnya. 
Maih ada guru yang mengajarkan materi berbahasa inggris dalam bahasa indonesia . 
Padahal,  sesuai dengan aturan, guru hanya boleh mengajar dengan bahasa pengantar bahasa indonesia untuk PPKN dan Bahasa Indonesia . 


2 komentar: